Welcome to Friska's Blog….

HIPEREMESIS GRAVIDARUM

DEFINISI

Mual dan muntah yang berlebihan pada ibu hamil muda hingga umur kehamilan 20 minggu sampai mengganggu pekerjaan sehari-hari, karena terjadi dehidrasi.

KRITERIA DIAGNOSIS

1. Muntah-muntah yang sering kali.

2. Perasaan tenggorokan kering dan sering haus.

3. Kulit menjadi kering (tanda dehidrasi).

4. Berat badan turun dengan cepat.

5. Dehidrasi.

6. Pada keadaan yang lebih berat dapat timbul gangguan saraf

ETIOLOGI

1. Adanya perubahan anatomik pada otak, jantung, hati dan susunan saraf.

2. Frekuensi kejadian 2 per 1000 kehamilan.

3. Menurut Harvey, penyebab yang paling besar dari hiperemesis gravidarum adalah faktor psyches.

PATOFISIOLOGI

1. Pengaruh psikologik hormon estrogen ini tidak jelas, mungkin berasal dari sistem saraf pusat atau akibat berkurangnya pengosongan lambung.

2. Hiperemesis gravidarum merupakan komplikasi mual dan muntah pada hamil muda.

3. Dapat mengakibatkan dehidrasi dan tidak seimbangnya elektrolit dengan alkalosis hipokloremik jika muntah terlalu sering.

4. Wanita yang sebelum kehamilan sudah menderita lambung spastic dengan gejala tak suka makan dan mual, akan mengalami emesis gravidarum yang berat.

5. Hiperemesis gravidarum dapat mengakibatkan cadangan karbohidrat dan lemak habis terpakai untuk keperluan energi.

GEJALA DAN TINGKAT

Hiperemesis gravidarum menurut berat ringannya gejala dapat dibagi menjadi 3 tingkatan yaitu :

1. Tingkat I (Ringan)

>Muntah terus menerus

>Tidak nafsu makan

>Berat badan turun

>Rasa nyeri di epigastrium

>Kecepatan nadi meningkat sekitar 100x/menit

>Tekanan darah turun

>Turgor kulit kurang

>Lidah kering

>Mata cekung.

2. Tingkat II (Sedang)

>Penderita tampak lebih lemah dan apatis.

>Turgor kulit lebih berkurang.

>Lidah mengering dan nampak kotor.

>nadi kecil dan cepat.

>suhu kadang-kadang naik.

>mata sedikit ikterus dan menjadi cekung.

>Berat badan turun.

>hemokonsentrasi, oliguri dan konstipasi

>tensi rendah.

3. Tingkat III (Berat)

>Keadaan umum lebih parah, muntah berhenti.

>kesadaran menurun dan somnolen sampai koma.

>nadi kecil dan cepat.

>suhu badan meningkat dan tensi menurun.

>Komplikasi fatal pada susunan saraf → ensefalopati Wemicke dengan gejala : nistagtnus dan diplopia.

PENANGANAN

1. Pencegahan, dengan memberikan informasi dan edukasi tentang kehamilan kepada ibu-ibu dengan maksud menghilangkan faktor psikis rasa takut. Juga tentang diet bumil, makan jangan sekaligus banyak, jangan tiba-tiba berdiri waktu bangun pagi. Defekasi hendaknya diusahakan teratur.

2. Terapi obat, menggunakan sedative, vit B1 & B6, anti muntah (Meiamer B6, Drammamin, Avopreg, Avomin, Torecan), antasida & anti mulas.

3. Hiperemesis gravidarum tingkat II dan III harus di rawat inap di Rumah Sakit. Kadang pada beberapa wanita hamil, hanya tidur di Rumah Sakit saja, telah banyak mengurangi mual muntahnya. Isolasi, terapi psikologik, penambahan cairan infus dekstrosa 5% sebanyak 2-3 liter dlm 24 jam.

^^,) Semoga bermanfaat…

Comments on: "HIPEREMESIS GRAVIDARUM" (11)

  1. fris aku handak curhat ni!!!
    hari raya idul fitri tadi(habis bulan puasa) berat badanku 55kg, tapi sekarang jadi 44kg. knp yoo?? padahal porsi makan ku kada pernah sedikit.

  2. wah makin mantab saja isi dan tampilannya, sukses selalu..
    ohya, kalau mau daftarkan blog ini di http://www.budies.info/link

  3. mau tny, klo pembagian kategori hiperemesis biar jd 2 pembagian apa ajj yah???????
    makasi………..

  4. suci andriani said:

    kalo penanganan hiperemesis tingkat 1, kebutuhan yang paling utama apa ya?? perlu di berikan cairan atau tidak?

  5. Saya lagi hmil 6mggu,akhr2 ni saya ngrasa lmes,g d0yan makan,muntah, nafas sesak,smpe saya ga bs ngapa2in.Apa itu gejala hiperemesis gravidarum?

  6. rizkiy shofiah said:

    mbk ak maba kebidanan dan tugas ospek disuruh buat tentg hiperemesis
    ak bingung mulainya darimana ea mbk ? kurang paham..
    bisa dikasi petunjuk gak ??

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: