Welcome to Friska's Blog….

Istilah Ginekologi

KUMPULAN ISTILAH GINEKOLOGI

OLEH:

FRISKA EKATNI

PO.62.24.2.10.096

KEMENTERIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA

POLITEKNIK KESEHATAN PALANGKA RAYA

JURUSAN KEBIDANAN REGULER XIIA

2011

A

Atresia Hymenalis

Kelainan congenital berupa tidak adanya atau tertutupnya lubang pada hymen.

Atresia Labium Minora

Kelainan congenital yang disebabkan membrane urogenital yang tidak menghilang di bagian depan vulva di belakang clitoris ada lubang untuk pengeluaran air kencing dan darah haid.

Atresia Parsial

Hipoplasia tuba(tuba panjang dan sempit) bisa menyebabkan kehamilan ektopik/mengurangi fertilitas.

 Atresia Vagina

Kelainan congenital berupa tidak adanya atau tertutupnya lubang pada vagina.

B

Bartolinitis

Infeksi pada glandula bartholini.

 C

Cancer

Penyakit neoplastik yang perjalanan alaminya bersifat fatal atau mematikan.

 Cancer Cerviks

Penyakit neoplastik yang perjalanan alaminya bersifat fatal atau mematikan yang menginfeksi serviks. Kanker ini biasanya tumbuh ke arah luar menjadi masa seperti cendawan, kadang-kadang tumbuh ke arah dalam sehingga menimbulkan pembesaran serviks.

 Cancer Endometrial

Penyakit neoplastik yang perjalanan alaminya bersifat fatal atau mematikan yang menginfeksi endometrium. Biasanya terjadi pada wanita usia pertengahan dengan insiden puncak pada kelompok usia 55-65.

Cancer Mammae

Penyakit neoplastik yang perjalanan alaminya bersifat fatal atau mematikan yang menginfeksi payudara, kanker ini berasal dari jaringan payudara.

Cancer Ovarium

Penyakit neoplastik yang perjalanan alaminya bersifat fatal atau mematikan yang menginfeksi ovarium.

 Cancer Vagina

Penyakit neoplastik yang perjalanan alaminya bersifat fatal atau mematikan yang menginfeksi vagina.

 Cancer Vulva

Penyakit neoplastik yang perjalanan alaminya bersifat fatal atau mematikan yang menginfeksi vulva.

 Candidosis

Infeksi jamur Candida spp terhadap sel epitel pada vagina, vulva, region anogenital, mulut dan traktus intestinal.

Cervisitis

Radang pada selaput lender serviks.

Chlamydiosis

Infeksi atau penyakit genitalia yang disebabkan oleh chlamydiae.

 Condiloma Acuminata

Pertumbuhan seperti kutil pada kulit atau membran mukosa genitalia eksterna.

D

Dermatitis Alergika

Sensitivitas terhadap sabun(biasanya yang berpewangi), dan beberapa jenis detergen yang digunakan untuk mencuci celana dalam, dan alergen kontak lainnya dapat menyebabkan rasa gatal pada vulva.

 Displasia Cerviks

Abnormalitas perkembangan deviasi selular pada epithelium serviks uteri.

 Distrofi Atrofik

Infeksi pada vulva yang menyebabkan kulit menjadi merah pucat dan berkilat.

 Dysgenesis Ovarium

Gangguan perkembangan ovarium.

 Dysmenorea

Nyeri di abdomenbagian bawah yang terasa sebelum, selama dan sesudah haid, dapat bersifat kolik/terus menerus. Nyeri diduga karena kontraksi.

 E

Endometriosis

Jaringan endometrium ditemukan di luar kavum uteri dan di luar miometrium.

 Endometritis

Radang pada endometrium yang disebabkan oleh infeksi GO, infeksi abortus,infeksi partus dan IUD.

G

Gonorhea

Penyakit menular seksual yang disebabkan oleh bakteri Neisseria gonorrhorae.

 Granuloma Inguinale

Penyakit granulomatik ulseratif yang menahun dan biasanya terdapat pada vulva, perineum, dan daerah inguinal.penularannya melalui hubungan seksual atau hygiene yang kurang baik.

H

Hermafrodistimus

Terdapatnya jenis kelamin pria dan wanita pada satu individu.

 Hermafrodistimus Verus

Terdapatnya jaringan testis pada sisi yang satu dan jaringan ovarium pada sisi yang lain, atau terdapat ovotestis.

 Herpes Genitalis

Erupsi kulit genitalia yang menyebar dan meradang membuat vesikel kecil yang mengelompok.

Hidrosalping

Hasil akhir dari salpingitis piogenik yang mereda, dengan virulensi yang rendahnamun sangat iritatif. Lesi ini menghasilkan eksudat jernih dalam jumlah banyak di dalam bagian tuba uterina yang tertutup.

 Hipertrofi Labium Minora

Pembesaran atau pertumbuhan labium minora secara berlebihan akibat peningkatan ukuran sel pembentuknya.

 Hipomenorea

Perdarahan haid yang lebih pendek atau kurang dari biasa.

 Hipoplasia Vulva

Perkembangan organ atau jaringan yang kurang atau tidak sempurna pada vulva, derajat hipoplasia lebih ringan dibandingkan dengan aplasia.

 Hymen Imperforatus

Hymen yang tidak menunjukkan lubang (hiatus hymenalis) sama sekali.

Hypermenorea

Pengeluaran darah yang terlalu banyak biasanya lebih dari 80ml kadang disertai dengan bekuan darah sewaktu menstruasi, terjadi pada siklus yang teratur.

 

I

Infeksi Traktus Urinarius

Infeksi pada saluran kemih.

 Infertilitas

Suatu keadaan pasangan yang sudah menikah lebih dari satu setengah tahun tanpa kontrasepsi, tidak punya anak.

K

Kankroid(ulkus molle)

Penyakit kelamin dengan ulkus genital yang nyeri sekali.

 Karsinoma Duktal

Kanker payudara yang berasal dari duktus.

 Karsinoma Lobural

Kanker payudara yang berasal dari lobulus.

 Kista

Suatu rongga tertutup yang abnormal, dilapisi epitel, dan berisi cairan atau bahan semisolid.

 Kista Bartolini

Kista berisi musin akibat obstruksi duktus glandulae vestibulae major.

 Kista Folikel

Kista yang dibentuk oleh pembesaran folikel de Graaf yang tidak pecah dan terus menerus mengeluarkan cairan.

 Kista Korpus Luteum

Kista yang terjadi ketika korpus luteum bertahan hidup dan tumbuh terus, dan tidak berdegenerasi ketika implantasi gagal berlangsung.

Kistadenoma Musinosa

Kista yang dibentuk oleh sel-sel epitel ovarium danmempunyai rongga-rongga yang terisi musin.

 Kista Paraurethra

Saluran kelenjar uretra tertutup oleh infeksi. Kista ini bisa menonjol pada dinding depan vagina, dan sering mengalami infeksi.

 Kista Sebasea

Kista yang berasal dari kelenjar sebasea kulit yang terdapat pada labium mayor, labium minor dan mons veneris.

 Kistadenoma Serosa

Kista di ovarium yang mengandung cairan encer, serosa, jernih, berwarna kuning serta berbagai

jumlah jaringan padat, dengan potensi keganasan beberapa kali lebih besar daripada kistadenoma musinosa.

 Kraurosis Vulva

Atrofi dengan penipisan dan fibrosis kulit vulva mengakibatkan mengkerutnya kulit dan stenosis introitus vagina.

L

Leukoplakia Vulva

Kelainan pada kulit vulva yang mengakibatkan kulit vulva menjadi tebal, keras, putih,dan rapuh, sehingga dapat menimbulkan luka-luka kecil di tempat yang bersangkutan.

 Leukorea

Sekret berwarna putih dan kental dari vagina.

 Limfogranuloma Venerum

Penyakit yang disebabkan oleh klamidia trakhomatis, ditularkan melalui koitus sesudah inkubasi beberapa hari.

M

Mastalgia

Rasa nyeri dan pembesaran mamma sebelum haid.

 Metrorrhagi

Perdarahan tidak teratur dan tidak ada hubungannya dengan haid.

 Mioma Uteri

Tumor jinak pada uterus yang terdiri atas serabut-serabut otot polos yang diselingi dengan untaian jaringan ikat, dan dikelilingi kapsulyang tipis.

 Miometritis

Radang pada miometrium.

N

Nevus Pigmentosus

Lesi kehitam-hitaman pada permukaan vulva dan vagina 7-10%.

O

Oligomenorea

Siklus menstruai melebihi 35 hari, jumlah perdarahan mungkin sama.

 P

Parametritis

Radang pada parametrium.

 Peritonitis

Radang peritoneum, dengan eksudasi serum, fibrin, sel dan pus, biasanya disertai dengan gejala nyeri abdomen dan nyeri tekan pada abdomen, konstipasi, muntah dan demam sedang.

 Peritonitis Pelvis

Radang pada peritoneum pelvic, biasanya bersamaan dengan radang salfingo ovoritis dan alat-alat sekitarnya sekitar pelvic.

 Phthirus pubis

Kutu pada kemaluan yang menginfestasi rambut daerah kemaluan.

 Piometra

Pengumpulan nanah di kavum uteri.

 

Piosalping

Pus tuba kronik, terjadi akibat hambatan pada lumen tuba uterine pada ujung fimriae dan pada satu tempat atau lebih di sepanjang tuba falopii.

 Polimenorea

Siklus haid lebih pendek dari normal(21 hari). Perdarahan kurang lebih sama atau lebih banyak dari haid biasa.

 Polip Endometrium

Masa jinak yang menonjol, kecil dan melekat pada endometrium, tersusun dari stroma edematosa yang mengandung kelenjar-kelenjar yang berdilatasi secara kistik.

 Pruritus Vulva

Rasa gatal pada vulva.

S

Salfingitis Subakut

Radang subakut pada tuba uterina.

 Septum Vagina

Sekat vagina dapat ditemukan di bagian atas vagina. Kelainan ini ditemukan pada kelainan uterus, organ kelamin ada gangguan dalam fusi atau kanalisasi ke 2 duktus Muller.

T

Teratoma Benigna

Kista dermoid, berasal dari sel germinal. Mengandung elemen epithelial, mesodermal dan endothelial. Karena itu dermoid ini dapat berisikan rambut, gigi dan materi seperti bubur dari kelenjar sebasea.

 Trikomoniasis

Infeksi oleh protozoa genus Trichomonas, biasanya pada vagina.

 Tumor

Pertumbuhan baru suatu jaringan dengan multiplikasi sel-sel yang tidak terkontrol dan progresif.

 Tumor Ovarium

Pertumbuhan baru suatu jaringan dengan multiplikasi sel-sel yang tidak terkontrol dan progresif pada ovarium.

 Tumor Serviks

Pertumbuhan baru suatu jaringan dengan multiplikasi sel-sel yang tidak terkontrol dan progresif pada serviks.

 Tumor Tuba Fallopii

Pertumbuhan baru suatu jaringan dengan multiplikasi sel-sel yang tidak terkontrol dan progresif pada Tuba Fallopii.

 Tumor Vagina

Pertumbuhan baru suatu jaringan dengan multiplikasi sel-sel yang tidak terkontrol dan progresif pada vagina.

 Tumor Vulva

Pertumbuhan baru suatu jaringan dengan multiplikasi sel-sel yang tidak terkontrol dan progresif pada vulva.

 U

Ulkus Vulva Sifilis

Penyakit sifilis disebabkan oleh invasi jaringan oleh Treponema pallidum dan ditularkan secara seksual.

 Uterus Arcuatus

Uterus dengan fundus mencekung.

 Uterus Bicornis

Uterus yang mempunyai dua kornu.

 Uterus Bicornis Bicollis

Uterus dengan dua kornu dan dua serviks.

Uterus Bicornis Unicolis

Uterus dengan dua kornu dan satu serviks.

 Uterus Biforis

Uterus yang os eksternumnya terpisah oleh septum.

 Uterus Bilocularis

Uterus yang rongganya terbagi menjadi dua bagian oleh septum.

 Uterus Parvicollis

Uterus yang bagian serviksnya sangat kecil tetapi korpusnya berukuran normal.

 V

Vaginitis

Radang/infeksi pada vagina

 Vaginitis Atrophic

Vaginitis yang terjadi pada wanita pasca menopause,disebabkan oleh defisiensi estrogen.

 Vaginitis Desquamative Inflammatory

Vaginitis yang tak diketahui sebabnya, secara klinis dan mikroskopis mirip dengan vaginitis atrofi, tetapi terjadi tanpa adanya defisiensi estrogen dan ditandai dengan ulserasi superficial berulang berwarna kemerahan.

 Vaginitis Emphysematosa

Radang vagina dan serviks di dekatnya, ditandai dengan banyak lesi mirip kista berisi gas yang asimtomatik yang mengandung karbon diaksida.

 Vaginitis Trikomonas

Vaginitis yang disebabkan oleh Trichomonas vaginalis, penyakit ini biasanya ditularkan melalui koitus.

Vulvovaginitis

Peradangan vulva dan vagina atau peradangan kelenjar-kelenjar vulvovaginalis.

*Sumber: Kamus Kedokteran Dorland…

/(^-^)\ semoga bermanfaat…..

Comments on: "Istilah Ginekologi" (7)

  1. pasti ini bermanfaat, cuma jarak antarbaris banyak yang kejauhan fris… kumpulkan terus tulisan medismu, siapa tahu nanti bisa setebal buku

  2. kau belum pasang banner komunitas janah ya fris, coba kau pasang pasti blogmu cepat dikenal oleh alexa.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: